FGD on Public Health Access oleh ALSA LC UJ 2019

Jember, 13 Oktober 2019 — ALSA Local Chapter Universitas Jember menyelenggarakan focus group discussion tentang layanan kesehatan publik. Acara FGD ini merupakan salah satu dari serangkaian acara ALSA Care and Legal Coaching Clinic (CLCC) 2019. Acara tersebut menghadirkan Dr. Y. A. Triana Ohoiwutun (dosen hukum pidana FH Universitas Jember) dan drg. Arief Setiyoargo, S.H., M.Kes (wadir RSUD Dr. Soebandi Jember) sebagai pembicara.

Acara tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan terlebih dahulu Dr. Triana memaparkan materinya. Triana menjelaskan, masalah kesehatan tidak dapat berdiri sendiri. Artinya, terdapat undang-undang yang melatarbelakangi UU Kesehatan guna menjamin perlindungan kesehatan masyarakat. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 pasal 1 menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kesehatan adalah sehat secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial.

Lebih lanjut, Triana menjelaskan akan pentingnya menjaga kesehatan. Menurutnya, kesehatan adalah faktor utama dalam kehidupan manusia. Kesehatan juga merupakan modal utama dari pembangunan. Artinya, dengan kondisi kesehatan masyarakat yang sehat, maka seluruh rencana pembangunan di Indonesia dapat dijalankan dengan lancar.

Dr. Y. A. Triana Ohoiwutun sedang memaparkan materi di acara CLCC ALSA 2019 (dokumentasi redaksi).

Upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif diperlukan dalam rangka upaya penyembuhan penyakit di masyarakat. drg. Arief Setiyoargo, S.H., M.Kes. menjelaskan bahwasanya hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan telah tercantum dalam konstitusi pasal 28 huruf H. Selain itu, dalam pasal 5 UU Nomor 36 Tahun 2009 juga mengatur mengenai hal tersebut. Dalam power point yang dijelaskan oleh Arief, Fachmi Idris, direktur utama BPJS pun memperkirakan bahwa defisit BPJS saat ini adalah sekitar 32,8 Triliun rupiah. Lebih lanjut, data yang diperoleh dari detik.com menyatakan bahwasanya penyakit jantung adalah penyakit yang paling menyebabkan defisit anggaran BPJS.  Arief selanjutnya memaparkan bahwa penyakit TBC, demam berdarah, campak, dan stunting merupakan beberapa permasalahan kesehatan yang dapat ditemui di Kabupaten Jember.

drg. Arief Setiyoargo turut serta dalam kegiatan CLCC (dokumentasi redaksi).

Acara CLCC merupakan salah satu amanat dari national board ALSA. CLCC merupakan acara yang menggabungkan dua dari empat pilar ALSA, yaitu social responsibility dan legally skilled. Acara FGD kali ini merupakan rangkaian acara di hari kedua pada serangkaian acara CLCC 2019. “Hari pertama kami adakan di Desa Sumbercandi, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember pada hari Sabtu kemarin” — ucap Gabriela selaku panitia. Kegiatan hari pertama tersebut adalah konseling kesehatan dan pemberian vitamin B kompleks untuk ibu hamil di desa tersebut guna mencegah penyakit stunting.

Berdasarkan pengamatan panitia, didapati fakta bahwa di masyarakat masih terdapat isu-isu hoax mengenai kesehatan. Isu-isu hoax tersebut dapat berupa penyertaan unsur-unsur magis dalam praktik kesehatan. Masyarakat di desa tersebut masih percaya, bahwa anak-anak mereka tidak perlu untuk diimunisasi. Mereka justru malah percaya bahwa dengan imunisasi anak-anak mereka malah merasakan sakit. Padahal, adalah hal umum ketika seusai imunisasi anak akan merasakan panas dengan jangka waktu yang sementara.

Dirinya pun menambahkan, sesuai dengan kesepakatan yang disepakati oleh national board tahun ini melalui semworknas, acara CLCC kali ini bebas dari botol plastik. Dia menjelaskan bahwa setiap peserta FGD diwajibkan membawa tumblr sehingga panitia hanya menyediakan air galon. “Pada awalnya kami khawatir bila peserta FGD tidak membawa tumblr, sehingga kami sediakan tumblr” ucap Gabriela. Namun, nyatanya seluruh peserta dengan kesadaran diri rela membawa tumblr ke acara FGD kali ini. “Kami berharap dengan terlaksananya serangkaian acara CLCC tahun ini, masyarakat semakin sadar bahwa mereka berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak” tutupnya.

Tim kawanhukum.id bersama panitia CLCC ALSA LC UJ 2019 (dokumentasi redaksi).

PLASTIC ZERO WASTE: Kegiatan FGD CLCC ALSA LC UJ 2019 yang bebas dari sampah plastik (dokumentasi redaksi).

Mens Sana In Corpore Sano — Dalam Tubuh yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat



A law student at the University of Jember having a big dream to be a diplomat.