Polemik Penanganan COVID-19 dan Swasembada Indonesia

kawanhukum.id akan menyelenggarakan diskusi secara daring tentang polemik penanganan Virus Corona di Indonesia dan hubungannya dengan karakteristik swasembada nasional.

Diskusi ini akan membahas sejauhmana peran negara dalam menyediakan alternatif penanganan pandemi Covid-19 dan hubungannya dengan alternatif yang diambil oleh Pemerintah. Pemilihan alternatif seperti jaga jarak (self-distancing) dan karantina wilayah (lock down) menjadi pertimbangan bagi pemerintah dengan tantangan konsekuensi ekonomi dan kemampuan suatu negara menjadi swasembada, negara yang mandiri.

Negara-negara seperti Vietnam dan Tiongkok dianggap berhasil menekan penyebaran Covid-19 karena dapat secara maksimal menggantungkan ekonomi domestiknya, berikut kebijakan penyediaan bahan pokok dalam negeri yang efektif. Pada sisi lain, kebijakan Indonesia dalam penanganan Covid-19 terkesan lambat. Berbagai sumber informasi menyebutkan ketakutan Indonesia terhadap dampak ekonomi domestik apabila diberlakukan karantina wilayah secara nasional. Keterbatasan Indonesia dalam penyediaan peralatan medis dan bahan baku obat juga menjadi sorotan. Misalnya, sejak India memberlakukan karantina wilayah secara nasional, Indonesia untuk sementara waktu tidak dapat bergantung pada India dalam penyediaan bahan baku obat.

Pembicara: Muhammad Bahrul Ulum, LL.M. (Dosen Fakultas Hukum Universitas Jember)
Tema: Polemik Penanganan COVID-19 dan Hubungannya dengan Karakteristik Swasembada Indonesia
Moderator: Muh. Faisal Fikri (Tim kawanhukum.id)
Hari, Tanggal: Rabu, 15 April 2020 19:30 WIB (GMT+7)
Media: Aplikasi Zoom

Register Now!
Pendaftaran tidak dipungut biaya, namun slot terbatas.
Untuk mendaftar, kirimkan nama dan nomor WhatsApp melalui email: kawanhukumid@gmail.com.


kawanhukum.id merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi idea dan pemikiran para pembaru dan pemerhati hukum Indonesia. Esai yang diterbitkan dari, oleh dan untuk generasi Y dan Z.