Gaungkan Kesehatan Mental AIESEC UNEJ Undang Profesional

Kesehatan Mental menjadi isu yang hangat dibicarakan belakangan ini. Hal tersebut dikarenakan aktivitas pegiat kesehatan mental dan para professional di media sosial dalam menjawab realita  yang ada. Tak bisa dipungkiri bahwa dalam masa pandemi ini, isu kesehatan mental kian menyeruak karena kondisi krisis yang dialami banyak orang. Berbagai macam perasaan yang dirasakan seperti (namun tidak terbatas pada) anxiety, Fear of Missing Out (FOMO), depresi, stress, kehilangan jati diri dan rasa percaya diri, menjadi hal yang perlu diperhatikan secara serius.

Dalam menanggapi hal tersebut, AIESEC UNEJ mengambil peran dengan melakukan Webinar dan donasi yang melibatkan tenaga professional dan organisasi kesehatan mental di Indonesia dalam project IMPACT CIRCLE. Webinar tersebut mengusung tema “Creating Youth State of Being”  dan mengundang tiga narasumber yaitu Zahira Rahmatika Makarim seorang Psikolog Klinis dari Biro Psikologi Dinamis yang membawakan topik FOMO (Fear of Missing Out), kemudian ada dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ., seorang psikiater di Rumah Sakit Gading Pluit yang membahas topik Quarter Life Crisis, dan Benny Prawira Siauw, seorang suicidologist dan pendiri organisasi Into The Light yang berdiskusi mengenai Realizing Youth Worth.

Tidak hanya melangsungkan webinar, AIESEC UNEJ dalam project IMPACT CIRCLE ini juga turut berdonasi kepada Yayasan kesehatan mental Mentari Hati, sebuah Yayasan yang menampung dan merehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terlantar atau Tuna Wisma. Donasi tersebut berasal dari hasil penjualan Merchandise yang dibuat oleh IMPACT CIRCLE sebagai bagian dari kampanye kesehatan mental yang dilakukan sebagai komitmen terhadap pentingnya menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Kampanye tersebut yang telah diikuti lebih dari 100+ partisipan dalam skala nasional.

Para narasumber bercerita bagaimana pengalaman mereka saat melakukan praktik sebagai tenaga profesional untuk dibagikan kisahnya kepada pertisipan agar memberikan perspektif dan wawasan yang lebih luas. Diskusi yang dilakukan secara komunikatif antara narasumber dan partisipan pun tak kalah seru dalam keberlangsungan webinar tersebut.

AIESEC UNEJ melaksanakan acara tersebut melalui platform ZOOM dan You Tube karena jumlah partisipan yang cukup banyak. Dalam zoom hadi 200+ participant dan 14.000 penonton live streaming di YouTube. Semoga dengan berlangsungnya IMPACT CIRCLE ini semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya kesehatan mental dan membagikan kebahagiaan dan rasa aman bagi sekitar. We are youth, we are state of being.

Mengenai AIESEC in UNEJ

AIESEC Merupakan organisasi internasional yang hadir di lebih 126 negara, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia sendiri, AIESEC telah berdiri selama lebih dari 30 tahun dan telah tersebar di 26 Universitas.

Setiap semester, AIESEC in UNEJ mengadakan proyek sosial yang berdasarkan poin-poin SDGs oleh PBB. Proyek sosial ini diikuti oleh puluhan mahasiswa asing dari berbagai Negara dan juga mahasiswa lokal Jember dari berbagia Universitas. Setiap proyek sosial berlangsung selama 6 minggu. Tujuan diadakannya proyek sosial ini sendiri adalah untuk mengembangkan leadership anggota dan juga turut berpartisipasi dalam pembangunan kota Jember



Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember

Tinggalkan Balasan