Penulis: Nadief Rahman

0

Sumber gambar : terkini.id Berbagai kampus di seluruh pelosok negeri ramai-ramai mendukung aksi kritik BEM UI yang menggaungkan narasi “Jokowi : The King of Lip service”. Hal ini tentu dapat dinilai sebagai sebuah bentuk inovasi dalam kritik. Mengutip tulisan dari Ahmad Junaidi di laman The Conversation yang berjudul “Kutukan ilmu pengetahuan: banyak akademisi lebih fokus ‘terdengar pintar’ daripada membumikan sains pada masyarakat,” dinyatakan bahwa jumlah produksi riset yang tinggi ini tidak diikuti penyebarluasan ilmu pengetahuan yang baik dari komunitas akademik. Dalam hal ini, BEM UI telah merefleksikan konten-konten akademik seperti inilah yang saat ini sangat mudah dikonsumsi oleh masyarakat. Jika…

Read More