Penulis: Muhammad Habib

Akibat hukum Nasabah yang melakukan penarikan dana / memindahkan saldo tabungan ke rekening lain dengan secara sengaja melawan pada saat terjadinya sistem eror pada bank mandiri, dikategorikan melawan hukum. Bank Indonesia (BI), menjelaskan, pada prinsipnya hukum di Indonesia mengatur larangan penggunaan dana salah transfer dan wajib mengembalikan dana nyasar itu kepada pemilik yang sah.Dalam konteks hukum pidana penggunaan uang salah transfer dan tidak bersedia mengembalikannya juga diatur. Nasabah dapat dikriminalisasi berdasarkan Pasal 85 UU No 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana. Dalam aturan tersebut bagi nasabah yang dengan sengaja bertujuan untuk menguasai sebagai kepemilikan akibat timbulnya salah transfer yang diketahui…

Read More

Kebijakan pemerintah di bidang moneter telah dikeluarkan dalam rangka mengantisipasi dampak krisis keuangan pada sektor perbankan. Penetapan kebijakan cadangan wajib minimum (giro wajib minimum) untuk menambah kepercayaan diri bank terhadap kondisi likuiditas perbankan yang melemah akibat krisis keuangan (Sudarsono, 2009). Likuiditas wajib minimum atau giro wajib minimum bank merupakan hal yang sangat penting, baik yuridis maupun Ekonomis dan menjadi salah satu alat otoritas moneter dengan menggunakan perubahan jumlah uang beredar (money supply). Jika bank sentral menurunkan giro wajib minimum maka daya ekspansi kredit bank umum akan meningkat, sehingga jumlah uang beredar akan bertambah. Adapun yang dimaksud dengan manajemen pengkreditan bank…

Read More

COVID-19 memiliki dampak buruk yang signifikan secara sosial dan ekonomi dunia. Dampak tersebut khususnya terjadi pada sektor bisnis dan akibat keadaan yang memaksa para pelaku usaha tidak melakukan prestasi atas apa yang telah diperjanjikan. Menurut hukum perdata tentunya pihak yang tidak melaksanakan suatu kewajiban atas perjanjian yang telah dilakukan maka dapat dkatakan telah “ingkar janji” atau “lalai” dalam menjalankan kewajibannya. Pasal 1243 KUHPerdata mengatur kewajiban pembayaran ganti rugi atas tidak terpenuhinya suatu prestasi dalam perjanjian tersebut. Situasi pada pandemi ini menyebabkan banyak tafsir terhadap COVID-19 sebagai force majeure non-alam yang mengakibatkan tidak terpenuhinya prestasi di luar kendali. Konsekuensinya, hal ini dapat…

Read More

Pada era globalisasi dewasa ini dimana kebutuhan hidup sehari-hari terus meningkat dan pemenuhannya tidak dapat lagi hanya mengandalkan sektor produksi domestik, maka meningkatlah kebutuhan untuk bertransaksi bisnis antar lintas batas negara atau yang sering disebut international business transaction. untuk menjamin kepastian hukum para pihak yang melakukan international business transaction ini, maka hubungan hukum tersebut perlu dituangkan ke dalam kontrak bisnis internasional. Terbentuknya kontrak bisnis internasional tersebut tentu saja tidak langsung berbentuk kontrak yang berisi hak dan kewajiban para pihak, namun proses penyebab timbulnya sengketa kontrak internasional tersebut perlu dibahas dalam skripsi ini. Pada subbab pertama, akan dibahas mengenai perbedaan teori…

Read More