Penulis: Kristianus Jimy Pratama

Peneliti aktif Social Science and Humanities Research Association

Indonesia menjadi salah satu negara penghasil sumber daya alam yang beraneka ragam. Keanekaragaman kekayaan alam tersebut mencakup bahan pertambangan, seperti hasil pertambangan minyak bumi, batubara hingga hasil mineral. Hasil pertambangan dihasilkan melalui sebuah usaha pertambangan pada sebuah wilayah pertambangan. Berdasarkan Pasal 1 angka (29) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara disebutkan definisi wilayah pertambangan yaitu wilayah yang memiliki potensi mineral dan/atau batubara dan tidak terikat dengan batasan administrasi pemerintahan yang merupakan bagian dari tata ruang nasional. Usaha Pertambangan sebagai salah satu bentuk kegiatan usaha dalam pendiriannya harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan hidup di sekitarnya sehingga…

Read More

Semboyan ‘Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi’ berarti suatu negeri yang memiliki kekayaan melimpah. Bahkan semenjak pemerintahan Orde Baru, Indonesia dikenal dunia sebagai negara agraris yang bahkan berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 1984. Memang hal ini tidak terlepas dengan masifnya program pemerintah dalam melakukan ektensifikasi pertanian di era tersebut. Namun, apabila makna dari semboyan ‘Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi’ adalah negeri yang dipenuhi kekayaan melimpah, begitu miris apabila romantisme swasembada beras dijadikan benteng untuk coba menggenapinya. Seakan-akan kekayaan alam Indonesia hanya terpusat pada sektor pertanian semata. Kekayaan Indonesia yang melimpah tersebut sebenarnya adalah nyata adanya namun memburam realitasnya. Kekayaan alam…

Read More

Media pers menjadi bagian dari perjalanan Indonesia. Peranan media pers dalam ruang kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia bermula dengan dibentuknya beberapa surat kabar yang dimiliki oleh Warga Negara Indonesia pada masa awal kemerdekaan seperti Soeara Asia, Thahaja hingga Asia Baroe. Namun, media pers sempat mengalami tidur panjang pada era pemerintahan Orde Baru. Setelah memasuki era Reformasi, media pers mulai kembali terbangun dari tidur panjangnya dan kembali menunjukan geliatnya pasca diberlakukannya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers). Berdasarkan Pasal 2 UU Pers, kemerdekaan dalam pers berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supermasi hukum. Namun, semangat gerakan reformasi yang…

Read More