Penulis: Dion Christian Pardede

Dalam tulisan ini, akan dibahas satu dari sekian banyak kekeliruan dalam penyusunan dan pembentukan Undang-Undang Cipta Kerja. Adapun kekeliruan yang dimaksud adalah penghapusan ketentuan tanggung jawab mutlak bagi korporasi perusak lingkungan yang sebelumnya termuat dalam Pasal 88 Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH). Tanggung jawab mutlak (no fault liability atau liability without fault) sendiri dalam kepustakaan biasanya dikenal dengan frasa strict liability. Tanggung jawab mutlak dimaknai sebagai tanggung jawab tanpa keharusan untuk membuktikan adanya kesalahan. Strict liability berfokus pada dampak yang ditimbulkan dari sebuah perbuatan terlepas dari sengaja atau tidaknya maupun sadar atau…

Read More